Dumai – Kehilangan pekerjaan menjadi ujian yang tidak mudah bagi setiap kepala keluarga. Namun, di balik kesulitan tersebut selalu ada harapan bagi mereka yang terus berusaha dan tidak menyerah pada keadaan.
Hal inilah yang dialami oleh Pak Tohir, salah satu penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi LAZ Madani Human Care (LAZ MHC). Setelah kehilangan pekerjaan dan menghadapi keterbatasan ekonomi, Pak Tohir berupaya mencari sumber penghasilan baru untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Melalui program pemberdayaan ekonomi umat, LAZ MHC memberikan bantuan usaha berupa ternak bebek petelur sebagai modal produktif untuk membantu Pak Tohir membangun kembali kemandirian ekonominya.
Usaha bebek petelur dipilih karena memiliki potensi yang cukup baik sebagai sumber pendapatan keluarga. Dengan perawatan yang tepat, hasil produksi telur dapat menjadi pemasukan rutin yang membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membuka peluang pengembangan usaha di masa mendatang.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sarana usaha, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Pak Tohir untuk terus berusaha dan tidak kehilangan harapan. Kini, usaha yang dijalankan mulai berkembang dan menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri.
Program pemberdayaan ekonomi seperti ini merupakan salah satu bentuk penyaluran zakat produktif yang dijalankan LAZ MHC. Tujuannya bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan sehingga penerima manfaat dapat meningkatkan taraf hidupnya secara bertahap.
LAZ MHC mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui LAZ MHC. Dukungan yang diberikan telah menjadi jalan hadirnya harapan baru bagi keluarga-keluarga yang sedang berjuang memperbaiki kondisi ekonominya.
Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi sebab datangnya keberkahan dan kemudahan bagi para donatur.
Dari kehilangan pekerjaan, tumbuh harapan baru. Dari zakat produktif, lahir kemandirian.
“Menebar Maslahat, Menguatkan Umat.”